Jenis Judi yang Dilarang Islam dan Penjelasan Lengkapnya

Jenis Judi yang Dilarang Islam dan Penjelasan Lengkapnya

Bandarqq – Judi merupakan perbuatan tercela yang dilarang di lakukan dalam Islam, hal ini di karenakan ia memiliki dampak negatif lebih banyak di bandingkan dengan dampak positifnya. Tidak hanya Islam, agama lain juga memberikan penolakan terhadap kegiatan dan aktifitas judi, diantaranya Kristen, Budha, maupun Hindu. Pemerintah Indonesia juga melakukan hal serupa dengan berbagai kebijakan pelarangan judi.

Di dalam Islam terdapat berbagai dalil yang melarang perjudian, salah satunya adalah surat al-Maidah ayat 90 dan 91 yang menerangkan beberapa aktifitas selain judi yang dilarang Islam, dengan alasan sebagai perbuatan syetan yang menimbulkan kebencian dan permusuhan pada tiap individu, diantara perbuatan tersebut adalah minum minuman keras, melakukan judi, serta mengundi nasib.
Pada ayat berikutnya di jelaskan bahwa berjudi, dan berbagai aktifitas tersebut juga akan membuat pemainnya lalai terhadap ibadah dan perintah untuk mengingat Allah. Di akhir ayat di berikan himbauan agar manusia menjauhi perbuatan tersebut. Hal yang sama diterangkan pula pada surat al-Baqarah ayat 219, dimana khamr maupun judi, merupakan sebuah dosan besar dan lebih banyak meberikan madharat. Ada pula jenis judi yang dilarang:

Pengertian dan Unsur Judi
Sebelum mengetahui yang di larang dalam Islam, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa unsur dari judi itu sendiri. Menurut beberapa ulama, suatu aktifitas bisa disebut sebagai judi dengan beberapa syarat sebagai berikut, diantaranya:
a. Terdapat dua orang atau lebih pemain yang memainkan jenis judi yang dilarang, bisa bertemu secara langsung maupun menggunakan perantara.
b. Setiap pihak mempertaruhkan sesuatu yang di miliki, utamanya barang yang berharga dan memberikan manfaat. Sesuatu yang di pertaruhkan ini tidak memiliki batasan baik jumlah ataupun jenisnya, bisa sesuai kesepakatan atau hanya memberikan taruhan dengan nilai yang setara.
c. Pihak pemenang jenis judi yang dilarang akan mendapatkan sesuatu yang di pertaruhkan dari pihak yang kalah, berikut zat, kepemilikan harta dan manfaatnya.
Akan berbeda apabila hadiah yang di dapatkan berasal dari pihak ketiga, bukan dari lawan main. Aktifitas dan kegiatan ini lebih lazim di sebut sebagai perlombaan, sedangkan perlombaan apabila memberikan manfaat pada syiar Islam serta tidak memberikan madharat bagi pemainnya, merupakan aktifitas yang di perbolehkan.
Jenis judi yang dilarang berbeda dengan jenis perlombaan, karena di dalam Islam sendiri terdapat beberapa jenis perlombaan, diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Perlomban yang di perbolehkan, ia merupakan kegiatan sportif yang memberikan manfaat untuk syiar Islam, bermaksud menghibur dan tidak mencelekai pemainya. Perlombaan ini diperbolehkan oleh Islam, baik dengan memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi ataupun tidak.

Lomba yang dimaksud untuk jenis judi yang dilarang pertama ini misalnya perlombaan pacuan kuda, memanah, serta permainan olahraga pada umumnya. Perlombaan menghafal al-Quran, pendalaman ilmu agama maupun hadits juga di perbolehkan masuk dalam jenis perlombaan yang pertama ini.

b. Perlombaan yang tidak dilarang dan di perbolehkan, atau dalam Islam disebut sebagai mubah. Tipe ini tidak termasuk dalam kategori ini. Contoh pertandingan ini biasanya olahraga yang menghibur. Ia diperbolehkan karena tidak menimbulkan cidera pada pemain, namun tidak mengandung unsur Islam di dalamnya.

Perlombaan dengan jenis judi yang dilarang ini di perbolehkan dengan syarat yang fleksibel, diantaranya tidak membuat pemain dan penonton meninggalkan ibadah, tidak mengumbar aurat pemain, serta diperbolehkan untuk memberikan hadiah, namun jaiz-nya tidak perlu menggunakan hadiah sebagai syarat.

c. Permainan atau perlombaan yang diharamkan, perlombaan ini memiliki unsur yang dilarang Islam, seperti mengumbar aurat, menyakiti pemain, dan menggunakan hewan sebagai bentuk hiburan. Permisalan perlombaan ini adalah kontes ratu kecantikan maupun adu tinju, karena selain menyakiti fisik pemain, juga mengundang berbagai pikiran negatif pada penonton.

Sedangkan permainan jenis bandarqq judi yang dilarang yang menggunakan unsur hewan biasanya berupa pengaduan antara dua atau lebih hewan. Ini berarti penonton berkontribusi untuk membunuh salah satu hewa selama bermain. Salah satu jenis perlombaan ini adalah kontes sambung ayam yang diikuti dengan taruhan.

Jenis Judi yang Dilarang
Di dalam Islam di jelaskan secara detail, Anda yang kurang memahami konsep judi bisa kemungkinan terjerat di permainan judi, tanpa Anda sadari. Beberapa jenis judi yang masuk dalam kategori perjudian terlarang dalam Islam adalah sebagai berikut:
a. Mengundi nasib atau melakukan undian jenis judi yang dilarang, tidak ada batasan larangan jenis undian yang disebut sebelumnya, yang mana memberikan penekanan bahwa semua jenis undian tidak di perbolehkan. Ketika nomor yang telah di klaim pemain di undi, pemenang akan di urutkan berdasarkan nomor undian yang jatuh. Permainan ini harap dilakukan, walaupun untuk tujuan yang bermanfaat untuk masyarakat.
b. Membeli barang yang memiliki kupon, untuk kemudian kupon-kupon tersebut di undi untuk menentukan pemenang yang beruntun. Selain itu, pembelian barang yang disertai hadiah tersembunyi juga masuk dalam kategori ini, yang mana hal tersebut memang di larang.
c. Beberapa ulama mengatakan bahwa asuransi jiwa jenis judi yang dilarang haram hukumnya dan bisa masuk ke dalam ranah perjudian. Segala jenis asuransi masuk dalam tipe ini, kendaraan, rumah, barang berharga, serta bentuk asuransi lain.
Selain jenis tersebut, di masa lampau, jenis perjudian yang sering dilakukan adalah melakukan undian unta. Dimana beberapa orang melakukan pembelian unta dengan uang iuran, kemudian di undi untuk menentukan tiga pemenang yang berhak mendapatkan bagian yang paling besar, sedangkan tujuh sisanya mendapatkan bagian kecil yang harus di bagi rata. Jenis judi yang dilarang memang berbeda tiap generasi, dan hukumnya dalam Islam tetap sama sebagai suatu yang tidak boleh di lakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *