Alasan Mengapa Pemerintah Melarang Perjudian

Alasan Mengapa Pemerintah Melarang Perjudian

Alasan Mengapa Pemerintah Melarang Perjudian ! salah satu istilah menyebutkan “The House Always Win” ungkapan tersebut sering dikatakan dalam dunia perjudian, dimana yang selalu menang adalah bandar judi. Dari hal ini terlihat jika orang-orang yang bermain judi memang akan selalu kalah, yang akhirnya membuat seseorang malah jatuh miskin. Jika mereka orang kaya mungkin akan dengan mudah menabung dan mengeluarkan deposit lagi, tetapi tidak halnya dengan orang yang susah, jika kalah maka uang mereka akan terkuras habis. Tidak sesuai kenyataannya kan bermain judi agen dominoqq tidak akan memebrikanmu harta yang berlimpah , justru sebaliknya.

Makannya mengapa pemerintah melarang perjudian karena beberapa alasan tadi salah satunya yaitu ekonomi dimana yang kaya akan semakin kaya, dan yang susah akan tetap payah. Begitulah ungkapan yang sekiranya bisa mengetuk hati para penjudi yang masih belum tersadarkan. Pemerintah melalui undang-undang nomor 7 tahun 1974 menyebutkan jika segala praktek perjudian di negara Indonesia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan agama, dan moral pancasila yang berlaku. Selain karena agama yang melarang untuk adanya tindak perjudian, alasan mengapa di Indonesia judi dilarang keras, sebab aka nada yang dirugikan dengan adanya perjudian dan menimbulkan kekacauan.

Karena jika kita tarik kesimpulan, para penjudi itu ujungnya selalu merugi, niat ingin membantu beban keluarga, menghidupi anak isteri, menyekolahkan anak malah berakhir penyesalan. Karena sejatinya jika ingin mendapatkan uang lebih ialah bekerja, jika ingin hasilnya banyak, kerjalah lebih keras lagi. Bahkan alih-alih untung malahan uang yang tadinya untuk menyekolahkan anak, uang untuk mkan keluarga malah habis tidak bersisa. Jika sudah seperti itu seorang penjudi akan merasa down hingga putus asa, akhirnya memutar balikan otaknya dan bertindak diluar akal manusia. 

Atas alasan tersebut maka pemerintah melarang perjudian, tujuan dari negara Indonesia adalah menciptakan perdamaian, tetapi jika judi masih berlangsung justru akan menimbulkan kerusuhan dan kerusakan dimana-mana. Seseorang yang sudah jatuh putus asa akan mengerjakan sesuatu yang diluar norma yaitu melakukan tindak kejahatan seperti mencuri, menodong, merampok dan membegal yang belakangan ini marak terjadi. Diberlakukannya larangan judi dengan suatu ancaman pidana kepada setiap yang melanggar dan berbuat judi akan dikenai hukuman karena itu merupakan suatu kelogisan. 

Tidak hanya negara Indonesia yang memiliki presepsi jika perbuatan judi sudah melanggar norma yang berlaku yakni norma agama, norma sosial yang kerap kali dijadikan pertimbangan untuk dibuatkan aturan. Maka akan memberikan suatu dampak buruk bukan saja pada diri seorang penjudi tetapi kepada masyarakat sekitar. Dua negara yang masih melegalkan perilaku perjudian adalah Singapore dan Malaysia maka jika ingin ada yang bebas melakukan tindak perjudian lakukanlah di negara-negara tersebut, karena undang-undang yang berlaku sudah paten  jadi mengapa harus menghapus undang-undang untuk mewadahi beebrapa orang saja yang ingin berjudi. Karean negara Indonesia adalah negara hukum, maka yang tidak ingin patuh hukum harus menerima hukumannya atau menjauhi yang dilarang.

Jika ditahun tahun sebelumnya sering muncul laporan dan penggerebekan yang dilakukan oleh aparat keamanan setiap sehabis atau selama piala dunia berlangsung sering terjadi perjudian di asia , penangkapan secara besar-besaran kala itu setelah pemberlakuan UU mengenai larangan perjudian. Maka setelah banyaknya kasus penggerebekan yang terjadi di Asia beberapa media ternama memberitakan kabar besar ini, sehingga beberapa orang yang melakukan kegiatan perjudian langsung buru-buru untuk menutup segala tempat perjudian. Pemerintah melarang perjudian tersebut dikarenakan ada alasan pendukung selain melanggar aturan norma juga memberikan efek negatif untuk masyarakat Indonesia. 

Walaupun masalah perjudian terbilang tidak seserius masalah korupsi, namun secara umum pada prakteknya sama saja ada pihak yang diuntungkan dan ada pihak yang dirugikan makannya mengapa pemerintah melarang perjudian. Saat itu banyak sekali orang yang ditangkap tetapi dengan kasus yang masih disahkan di beberapa negara lain, yaitu dengan melakukan permainan judi dan menebak hasil dari suatu pertandingan olahraga seperti pertandingan sepak bola atau voli. Pasar judi di asia terbilang besar, bahkan mengalahkan pasar judi eropa dan amerika. 

Asia sering kali mengadakan judi dalam dunia olahraga sehingga kasus yang diberitakan terdengar sangat luar biasa. Karena pertandingan yang bersifat internasional maka  hal tersebut akan cepat menyebar di negara lain, sehingga sifatnya sangat memalukan bangsa maka dari itu pemerintah melarangan perjudian. 

Jika zaman dahulu judi dilakukan ditempat maka pemerintah berhak mengambil tindakan atas pelanggaran tersebut, yaitu dengan membubarkan tempat perjudian. Bahkan pemerintah Indonesia juga membuat aturan jika judi tidak dilakukan di tempat perjudian yang biasanya menyediakan fasilitas permainan judi, maka aparat juga berhak melakukan tindakan dan hukuman. Ide dari seorang penjudi ialah bagaimana mendapatkan uang cepat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Maka dari itu mengapa Indonesia mengganggap perilaku perjudian sama dengan perilaku tindak korupsi. 

Masih banyak alasan dan faktor pendukung lainnya mengapa Pemerintah larang perjudian, sebab judi menyalahi aturan norma yang berlaku baik norma sosial yang bisa menyebabkan adanya permusuhan antara warga. Dan norma agama yang menyebabkan perbuatan dosa dan kegiatan yang disenangi syaiton. Maka atas hal-hal itulah akhirnya pemerintah Indonesia mengeluarkan aturan dalam bentuk Udang-Undang agar tidak terjadi suatu penyimpangan yang dapat menyebabkan kerusuhan dimana-mana. Lebih dari itu negara Indonesia yang dikenal damai harus menghindari yang namanya perselisihan baik dari hal kecil sekalipun misalnya melakukan perjudian. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *