5 Cara Mengatasi Kecanduan Judi Online dan Hukumnya Menurut Islam

5 Cara Mengatasi Kecanduan Judi Online dan Hukumnya Menurut Islam

dominoqq —Bentuk judi saat ini memang jauh lebih praktis dan mudah dibandingkan dahulu saat melibatkan bandar dengan lokasi tertentu yang dipilih. Judi online cukup menggunakan media smartphone, laptop dan komputer yang dioperasikan dari rumah masing-masing. Kemudahan yang diberikan itu yang selanjutnya menjadi alasan kenapa judi online saat ini banyak diminati. Termasuk oleh para anak muda.

Keseringan bermain judi online, ujung-ujungnya akan mengakibatkan kecanduan. Jika saat ini, anak muda di sekitar Anda, entah mereka adalah teman atau kerabat, cara mudah untuk mengatasi kecanduan judi online adalah dengan 5 langkah praktis seperti berikut ini!

  1. Niat dari hati, dekatkan diri pada Sang Khaliq

Siapa yang bisa mengubah diri kita agar lebih baik kecuali diri kita sendiri? ya, pertama adalah niat yang keluarnya dari hati untuk memperbaiki kondisi diri. Setelah niat, berarti kita semestinya konsisten dengan langkah yang kita ambil bahwa kita tidak akan kembali terperosok ke lubang yang sama.

Judi adalah pekerjaan yang dilarang agama. Di larang dan diharamkan agama berarti jika kita melakukannya, kita sedang melanggar larangan Allah. Semakin kita langgar larangannya, semakin jauh kita dari Sang Pencipta.

Yuk, dekatkan diri kepada Allah dengan menjauhi larangannya yaitu judi online dominoqq dan kegiatan lain yang diharamkan agama.

  1. Ubah Mindset dan gaya hidup

Selanjutnya adalah ubah mindset dan gaya hidup. Mindset yang menyatakan bahwa hidup ini harus praktis dan cepat dengan usaha yang praktis pula untuk mendapatkan kekayaan yang diinginkan agaknya harus kita ubah. Manusia perlu usaha, perlu kerja keras, perlu berproses dengan cara yang halal dan bersakit-sakit dahulu.

Terkadang apa yang membuat kita terburu-buru kaya adalah mindset yang kurang tepat dan sekaligus ambisi untuk cepat kaya karena mendongak ke atas. Ubah gaya hidup dari yang semula berlebihan menjadi sederhana dan sewajarnya saja agar uang hasil kerja keras bisa kita sisihkan untuk kepentingan yang lain.

  1. Kumpul bersama Keluarga dan orang-orang baik

Percaya tidak kalau lingkungan sangat mempengaruhi karakter dan kehidupan kita. Mungkin saat ini kita sedang jauh dari keluarga sehingga tidak ada yang mengingatkan saat beraktivitas yang kurang baik, dan mungkin saat ini kita sedang berada di tengah-tengah mereka yang hobi berjudi.

Untuk itu, luangkan waktu kumpul bersama keluarga agar energi cinta kasih yang ada pada keluarga menyalur ke kita. Selain itu, berkumpul dengan orang baik akan senantiasa mengingatkan kita untuk berada di jalan kebaikan.

  1. Berpikir positif

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa kita sebaiknya senantiasa berpikir positif kepada Sang Pencipta bahwa apa yang kita usahakan akan berbuah manis. Tentunya bukan dengan jalan yang dilarang Allah, tapi jalan yang diperintah oleh agama, yaitu dengan bekerja keras.

  1. Bayar utang

Berpikir positif, bekerja keras dan ubah gaya hidup agar tersisa uang tabungan untuk membayar hutang. Jika hutang sudah terbayar, maka tenanglah hidup kita. Kitapun tidak berkeinginan untuk mengambil jalan pintas dengan berjudi yang harapannya akan mendapatkan kemenangan untuk membayar hutang.

Kecanduan akan judi online tersebut harus segera ditangani, kenapa demikian? karena judi online adalah perbuatan yang haram dalam Islam. Hukum judi online menurut Islam adalah seperti yang disampaikan oleh Allah dalam firmannya yakni dalam surat Al-Maidah ayat 91. Di dalam ayat tersebut Allah berfirman : Lalu, kenapa kalian tidak berhenti?

Surat tersebut secara jelas menyampaikan bahwa Allah memerintahkan untuk berhenti dari judi. Allah berharap kita sebagai hamba-Nya untuk tidak melakukan perjudian. Adapun pilihan kata bahasa Arab yang digunakan adalah Al-Intiha yang artinya adalah berhenti. Maksud dari berhenti disini adalah berhenti secara keseluruhan dan sekaligus bertaubat dan tidak mengulanginya kembali.

Oleh sebab itu, saat diturunkan ayat ini kepada Rasulullah, para Sahabat Nabi pun berseru yang artinya “Sekarang kami berhenti, kami berhenti (dari perjudian)!”. Jika ingin menjadi hamba Allah yang beruntung, hindari judi baik itu offline maupun online dan hal lain yang dilarang oleh-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *